"Status utang ke Pertamina saat ini sekitar Rp 9 triliun," ujar Wakil Direktur Utama PT PLN, Rudiantara saat berbincang dengan detikFinance, Senin (5/10/2009) malam.
Menurut Rudi, posisi utang tersebut jauh lebih rendah dibandingkan dengan tahun 2008 yang mencapai hingga Rp 40 Triliun.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hingga semester I 2009, porsi pembangkit PLN yang menggunakan BBM turun dari 24 persen menjadi 13,66 persen. Sementara, porsi pembangkit dengan gas naik dari 16,52 persen menjadi 22,51 persen dan porsi pembangkit dengan batu bara naik dari 46,73 persen menjadi 49,23 persen.
Rudi menambahkan, pihaknya akan terus berkoordinir dengan Pertamina terkait pembayaran utang tersebut.
"Setiap rencana pembayaran kami selalu berkoordinir dengan Pertamina," ungkap Rudi.
Untuk diketahui, hingga Juni 2009 lalu, posisi utang PLN kepada Pertamina mencapai Rp 26 triliun.
(epi/qom)











































