Semen Padang Mulai Beroperasi Lagi

Gempa di Padang

Semen Padang Mulai Beroperasi Lagi

- detikFinance
Rabu, 07 Okt 2009 10:38 WIB
Semen Padang Mulai Beroperasi Lagi
Jakarta - PT Semen Padang kembali beroperasi setelah sebelumnya menghentikan operasi karena tidak tersedianya listrik akibat gempa yang menguncang.

Meski demikian, anak usaha PT Semen Gresik tbk (SMGR) itu baru bisa beroperasi penuh pada Jumat (9/10/2009) mendatang. Menurut Kepala Divisi Komunikasi Semen Gresik Saifuddin Zuhri, masih ada satu peralatan yang harus diperbaiki agar pabrik perseroan bisa beroperasi penuh.

"Tapi bukan alat utama, cuma penunjang, jadi pabrik masih bisa beroperasi. Kita harapkan beroperasi penuh lusa nanti," katanya ketika dihubungi detikFinance, Rabu (7/10/2009).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia mengatakan, berhentinya operasi pabrik selama kurang lebih satu minggu itu tidak membuat pasokan semen berkurang bagi kebutuhan pemulihan kota Padang dan sekitarnya. Menurutnya, sebelum gempa terjadi, pasokan semen yang berada di silo (gudang) sudah mencukupi untuk masa pemulihan nanti.

Saifuddin menambahkan, anak usaha perusahaan plat merah itu akan segera memproduksi semen jika suatu saat nanti dibutuhkan pada masa pemulihan pasca gempa.

"Sekarang ini kan semen belum dibutuhkan. Tapi stok kita juga masih banyak di silo dan di pasar," jelasnya.

Mengenai total kerugian yang diderita Semen Padang, ia mengatakan, saat ini sedang dilakukan penghitungan, diperkirakan angkanya bisa keluar pada saat operasi penuh lusa nanti.

"Karyawan kita sudah masuk semua, produksi harus jalan 24 jam," ujarnya.

Ia menambahkan, Semen Gresik selaku induk usaha Semen Padang telah menyalurkan bantuan tunai bagi korban gempa senilai Rp 1 miliar. Bantuan ini telah diserahkan kepada Gubernur Sumatera Barat agar bisa langsung diteruskan kepada para korban.

"Kita juga sedang menyiapkan bantuan lain berupa barang jadi yang akan segera dikirim," ungkapnya.

Berdasarkan data yang dikutip dari situs Semen Gresik, stok semen SG mencapai 250.000 ton, Semen Padang  240.000 ton dan Semen Tonasa 140.000 ton. Kondisi ini bisa mengamankan pasokan semen selama 14 hari. Terhentinya operasional Semen Padang tidak akan mengganggu target produksi semen Semen Gresik Group sebesar 18 juta ton/th.
(ang/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads