"Harga avtur akan kami diskon sampai dengan 5 persen dari Rp 6.210 per liter (sebelum PPn) menjadi Rp 5.900 per liter," ujar Vice Presiden Communication PT Pertamina (Persero), Basuki Trikora Putra dalam konferensi pers di Hongkong Cafe, Sarinah, Jakarta, Rabu (7/10/2009).
Menurut Basuki, saat ini konsumsi avtur di Bandara Minangkau meningkat hingga mencapai 300 kiloliter per hari terkait melonjaknya jumlah pesawat angkut bantuan untuk korban bencana di Sumatera Barat. "Potongan itu hanya berlaku untuk penerbangan domestik," kata Basuki.
Basuki menambahkan, hingga tanggal 7 Oktober 2009 pada pukul 11.00 WIB, BUMN pelat merah tersebut telah disalurkan premium sebanyak 2.193 kiloliter, solar sebanyak 1.745 kiloliter, minyak tanah sebanyak 515 kiloliter dan avtur 312 kiloliter.
Dari 92 SPBU yang ada di Sumatera Barat semua telah beroperasi penuh, dan SPBU darurat sudah tidak ada lagi.
"Semuanya sudah disalurkan tidak hanya ke SPBU tapi juga PLN, Telkom dan industri," paparnya.
Hingga tanggal 7 Oktober 2009 pukul 11.00 WIB stok premium di Teluk Kabung sekitar 10.833 kiloliter (7,23 hari), 39.683 kiloliter solar (28,14 hari), 12.833 kiloliter minyak tanah (30,05 hari), dan 427 kiloliter avtur (1,42 hari).
(epi/dnl)











































