"Kami sudah kirimkan surat seperti yang dipersyaratkan BI," ujar Menneg BUMN, Sofyan Djalil usai menghadiri Papua Investment Day di Hotel Four Season, Kuningan, Jakarta, Kamis (08/10/2009).
Sebelumnya Bank Indonesia (BI) sudah meminta kepada pemerintah selaku pemegang saham untuk mengirimkan surat jaminan bahwa proses restrukturisasi tersebut tidak akan mengganggu pendapatan Bank Mandiri.
Dikatakan Sofyan sebagian utang Garuda ada yang bisa dikonversi langsung dan sebagian lagi belum bisa dikonversi. "Ini akan diselesaikan sesuai ketentuan yang berlaku," jelasnya.
Utang yang dibayar, lanjut Sofyan, adalah utang pokok MCB Garuda. "Pembayaran dilakukan dengan menyetor uang kas US$ 5 juta dan sebagian dibayar melalui konversi saham. Saham itu akan dijual waktu go public ," tandasnya.
Untuk sisa utangnya, Sofyan masih membicarakan hal tersebut dengan pihak terkait. "Nanti kita bicarakan, kan Garuda punya punya kemampuan bayar dividen," ujarnya.
(dru/dnl)











































