Di pasar spot London, harga emas melonjak menembus US$ 1.058 per ounce, yang merupakan level tertinggi dalam sejarah. Lonjakan harga terutama ditopang oleh terus merosotnya dolar yang membuat harga logam berharga yang berdenominasi dolar AS menjasi semakin murah.
"Investor kembali ke emas sebagai perlindungan di tengah melemahnya dolar AS," ujar Adrian Koh, analis dari Phillip Futures di Singapura seperti dikutip dari Reuters, Kamis (8/10/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sejauh ini dolar AS terus melemah akibat berbagai faktor seperti ekspektasi akan terus rendahnya suku bunga AS dalam beberapa waktu dan keyakinan perekonomian dunia kini sedang dalam proses perbaikan. Hal itu mengendurkan motivasi untuk perburuan dolar, sebagaimana terjadi pada tahun lalu.
(qom/dnl)











































