"Pak Waluyo itukan Plt, masalahnya itukan hanya sementara," kata Direktur Utama Pertamina, Karen Agustiawan usai menghadiri Papua Investment Day, di Hotel Ritz Carlton, Jakarta, Kamis (8/10/2009).
Karen menyatakan, hingga kini ia masih belum menyiapkan nama untuk mengganti posisi Waluyo. Pertamina akan menunggu keputusan dari Menneg BUMN terkait penetapan nama baru untuk Direktur Umum dan SDM Pertamina.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya bangga saja karena ternyata direksi Pertamina banyak yang..." kata Karen sambil tersenyum tanpa melanjutkan kata-katanya.
Sementara itu, Direktur Eksekutif Refor-Miner Institute, Pri Agung Rakhmanto menyarankan agar kosongnya jabatan Direktur Hulu dan Direktur Umum dan SDM tersebut segera diisi.
Sejak Karen diangkat menjadi Dirut Pertamina, posisi yang ditinggalkan Karen tersebut memang kosong. Saat ini, posisi itu masih dirangkap oleh Karen.
"Sebaiknya keduanya segera diisi, supaya Bu Karen bisa lebih fokus sebagai Dirut. Apalagi posisi Direktur hulu vital karena 70 persen lebih keuntungan Pertmina disumbangkan dari situ," ujar Pri Agung saat berbincang dengan detikFinance.
Pri Agung menyarankan, agar orang-orang pengganti kedua posisi itu berasal dari internal perseroan agar sistem karir di Pertamina bisa berjalan dengan baik.
"Lagipula dari internal memang banyak yang layak," ujarnya.
Pri Agung menyebutkan, beberapa calon internal yang dinilai layak untuk mengisi sebagai Direktur Hulu yaitu Bagus Sudaryanto (Dirut Pertamina Hulu Energi) atau Salis Aprilian (Dirut Pertamina Ep).
"Untuk Direktur SDM, saya kurang tahu," tandasnya.
(epi/qom)











































