"JoA blok Cepu sedang kita diskusikan, sekarang lagi proses," ujar juru bicara Exxon Mobil Indonesia, Maman Budiman usai menghadiri pelantikan 3 Deputi BP Migas, di Gedung Patra Jasa, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Jumat (9/10/2009).
Namun Maman tidak mau menyebutkan poin-poin apa yang akan diubah dalam JoA tersebut dan apa yang dibahas dalam pertemuan itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara Kepala BP Migas R Priyono menyatakan, BP akan terus menfasilitasi pertemuan kedua belah pihak untuk membahas mengenai perubahan JoA tersebut. Priyono mengaku, telah meminta Deputi Pengendalian Operasi, Budi Indianto untuk memanggil Pertamina dan Exxon Mobil Indonesia pada minggu depan.
"Minggu depan saya minta Deputi Operasi untuk memanggil keduanya untuk duduk kembali," kata Priyono
Priyono menambahkan, saat ini produksi lapangan Banyu Urip yang berada di Bojonegoro, Jawa Timur tersebut sekitar 18.000-20.000 barel per hari.
"Belum tercapainya target produksi awal bukan karena resevoarnya tapi karena ada beberapa peralatan yang harus diganti," tegasnya.
(epi/qom)











































