"Saya kira sementara, karena kalau orang yang biasa pakai 12 kg itu rumah besar, kalau pakai 3 kg nanti tiap tiga hari beli lagi, ongkosnya malah lebih mahal. Jadi tidak efisien kalau rumah besar pakai 3 kg, karena ongkos untuk beli sama dengan harganya juga," ujarnya.
Karena itu JK mengimbau kepada kalangan masyarakat yang mampu agar tidak berbonong-bondong pindah mengkonsumsi elpiji 3 kg.
"12 kg itu yang biasa pakai keluarga besar. Yang mungkin belinya sekali dua minggu, sekarang tiap tiga hari harus diganti, itu tidak efisien. Mungkin harga lebih murah, tapi untuk ongkosnya itu kan mahal dia, harus merogoh ongkos banyak," kata Wapres di kantornya, Jakarta, Senin (12/10/2009). (dnl/qom)










































