Peluang Sri Mulyani Jadi Menkeu Masih 50:50

Peluang Sri Mulyani Jadi Menkeu Masih 50:50

- detikFinance
Selasa, 13 Okt 2009 08:40 WIB
Peluang Sri Mulyani Jadi Menkeu Masih 50:50
Jakarta - Banyak orang mengira Sri Mulyani akan kembali duduk sebagai Menteri Keuangan dalam kabinet SBY-Boediono. Namun ternyata peluang Sri Mulyani untuk kembali menduduki posisi Menteri Keuangan masih 50:50.

Sumber detikFinance mengatakan keputusan bailout atau penyelamatan Bank Century yang menghabiskan dana Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) sebesar Rp 6,7 triliun menjadi salah satu catatan buruk pengambilan keputusan oleh Sri Mulyani selaku Menteri Keuangan dan juga Ketua Komite Stabilitas Sektor Keuangan (KSSK).

"Bank Century itu adalah bank yang sudah bobrok sejak awal, tapi kenapa Sri Mulyani mengambil keputusan untuk melakukan bailout atau memberikan suntikan dana kepada Bank Century, ini patut dipertanyakan," ujar sumber tersebut di Jakarta, Senin (12/10/2009) malam.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hal ini menurutnya akan menjadi pertimbangan SBY untuk berpikir kembali apakah akan memilih Sri Mulyani sebagai Menteri Keuangan kembali.

Sementara calon kuat Menteri Keuangan lain adalah Chatib Basri yang saat ini menjabat sebagai staf khusus Menteri Keuangan. Chatib yang menjadi tim sukses Boediono dalam kampanye Boediono ini berpeluang menjadi Menteri Keuangan.

"Chatib Basri memiliki track record bagus di bidang ekonomi dan dia dinilai cocok untuk menjadi Menteri Keuangan menggantikan Sri Mulyani.

Calon-calon menteri ekonomi lainnya adalah Menneg BUMN. Nama Dirut Bank Mandiri Agus Martowardojo disebut-sebut sebagai salah satu calonnya.

"Nama Agus sangat kuat untuk menduduki kursi Menneg BUMN karena profesionlitasnya, meskipun ada juga yang menyebut-nyebut Gatot (Gatot Suwondo Direktur Utama BNI) namun Agus lebih kuat," tutur sumber tersebut.

Untuk Menteri Perdagangan tampaknya nama Mari Elka Pangestu masih akan duduk sebagai bos di Departemen Perdagangan karena kinerjanya dinilai bagus oleh banyak pihak.

Sementara untuk Menteri ESDM, sumber ini menyebutkan calon kuatnya adalah Ketua Fraksi Partai Demokrat Syarif Hasan. "Syarif Hasan itu jago bahasa Jepangnya, dan dia calon kuat untuk menduduki Menteri ESDM," pungkasnya.

Untuk Menteri Pertanian, sumber tersebut mengatakan nama Anton Apriyantono masih kuat dicalonkan meskipun dia tidak dicalonkan oleh Partainya yaitu PKS, namun SBY menilai baik kinerja menteri yang satu ini.



(dnl/qom)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads