Ajang yang akan berlangsung di JIExpo Kemayoran ini diikuti oleh 770 perusahaan. Jumlah pengunjung ditargetkan sebanyak 15 ribu orang dan mengincar 7.800 pembeli.
"Setidaknya ada 4651 buyer (asing) tetap seperti negara-negara besar seperti US, Australia, Singapura, Kolombia, Hongkong, Afrika Selatan, Uni Emirat Arab, Banglades. India, Jepang, Malaysia, Srilanka, Pakistan, Nigeria dan lain," kata Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu di acara konferensi pers di kantor Depdag, Selasa (13/10/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Buyer yang baru diantaranya Nigeria dan Kolombia," jelas Mari.
Mengenai tema TEI tahun 2009 yaitu mengusung tema serving global market atau melayani pasar dunia, sedangkan sub temanya adalah Indonesia Unlimited atau Indonesia tanpa batas.
"TEI bertujuan sebagai upaya meningkatkan kinerja ekspor nasional. Apa yang kita lakukan adalah membangun pecitraan atau nation branding." kata Mari.
Dalam TEI 2009 setidaknya ada empat kelompok produk yang akan dipamerkan yaitu:
- Produk Utama: udang, kopi, minyak sawit, kakao, karet dan produk karet, tekstil dan produk tekstil, alas kaki, elektronik, komponen kendaraan bermotor dan furniture.
- Produk potensial: kerajinan tangan, ikan dan produk ikan, obatan-obatan herbal, kulit dan produk kulit, makanan olahan, perhiasan, minyak atsiri, rempah-rempah, peralatan kesehatan.
- Produk Jasa Prospektif: Jasa konstruksi, teknologi informasi, tenaga kerja.
- Produk baru: Gula aren Manado, gula kelapa Banten, Emping belinjo Aceh, sosis Babi Bali, Kue lapis solo, garam laut sumenep, kerupuk ikan Palembang, kerupuk udang Sidoardjo, sambal Lampung dan lain-lain.
(hen/dro)










































