Meskipun jika memang ia dipanggil oleh Presiden, ia siap untuk datang. Namun sayangnya ia tidak menjelaskan secara jelas kesiapannya jika dipilih menjadi Menteri Perindustrian.
"Kalau dipanggil ya datang, nanti kita dengar nanti ngomong apa. Jangan nggak dipanggil kita datang..he..he. Kalau ada yang manggil apalagi Presiden ya saya datang," ucapnya tertawa saat dicecar oleh wartawan di kantornya, Jakarta, Kamis (15/10/2009).
Sampai saat ini ia mengaku pihak Cikeas belum melakukan pemanggilan, dan ia pun tidak mau ambil pusing soal itu. Justru saat ini ia sedang sibuk menyiapkan beberapa acara penting pada akhir Oktober ini termasuk acara ASEAN Summit di Thailand pada tanggal 23 Oktober dan acara temu bisnis di Ritz Carlton 29 Oktober 2009.
"No comment , itu hak preogatif Presiden, dan jangan diganggu," ucapnya.
Jauh-jauh hari sebelum namanya disebut-sebut sebagai calon menteri, dalam acara Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) beberapa waktu lalu, Hidayat pernah menyatakan ketidaksediannya menjadi menteri.
Jika memang ada unsur Kadin yang dipercaya oleh Presiden maka ia berpikir sebaiknya generasi muda Kadin yang seharusnya maju.
(hen/dnl)











































