Penurunan harga jual ketiga produk BBM yang dijual di SPBU perusahaan migas asal Belanda tersebut berkisar Rp 200 hingga Rp 400 per liter.
Menurut Manager Media Relations External Affairs and Comunication PT Shell Indonesia Fathia Syarif, penurunan harga ini dilakukan karena menguatnya nilai tukar mata uang rupiah terhadap dolar AS dan juga melemahnya harga minyak dunia (MOPS).
"Dengan penurunan ini kami dapat memberikan penghematan kepada pelanggan kami," ujar Fathia dalam pesan singkatnya kepada detikFinance , Kamis (15/10/2009).
Fathia menyebutkan untuk wilayah Jabodetabek, harga Shell Super (Mogas 92) yang sebelumnya dijual Rp 6.200 per liter turun menjadi Rp 5.900 per liter.
Sementara untuk harga Shell Super Extra (Mogas 95) yang sebelumnya dijual Rp 7.000 per liter, kini dijual dengan harga Rp 6.800 per liter. Sedangkan Shell Diesel yang dijual mengalami penurunan sebesar Rp 200 per liter dari Rp 7.200 per liter menjadi Rp 7.000 per liter.
Untuk harga jual Shell di SPBU Shell yang berada di Waru-Sidoarjo, Surabaya, untuk Shell Super (Mogas 92) turun sebesar Rp 400 per liter menjadi Rp 6.400 per liter, Shell Super Extra (Mogas 95) yang sebelumnya dijual seharga Rp 7.200 per liter kini diturunkan menjadi Rp 7.000 per liter.
Sementara untuk Shell Diesel turun dari Rp 7.300 per liter menjadi Rp 7.100 per liter.
"Saat ini tiap pembelanjaan BBM di SPBU Shell Rp 200 ribu dengan menggunakan Visa juga akan mendapatkan voucher Rp 10 ribu. Berlaku kelipatan hingga 15 November 2009," paparnya.
(epi/dnl)











































