Mari Elka: Tidak Heran Kalau Mendag Perempuan

Mari Elka: Tidak Heran Kalau Mendag Perempuan

- detikFinance
Jumat, 16 Okt 2009 14:15 WIB
Mari Elka: Tidak Heran Kalau Mendag Perempuan
Jakarta - Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu menyatakan posisi perempuan sangat dominan dalam memutar roda bisnis perdagangan dan dunia usaha bidang perpasaran di Tanah Air. Perempuan juga menjadi sosok yang secara fakta menjadi pengembali utang yang patuh dengan tingkat korupsi lebih rendah dari pria.

Hal ini disampaikannya saat memberi sambutan dalam acara pelatihan pengelolaan yang efektif para perempuan pedagang tradisional di kantor Depdag, Jakarta, Jumat (16/10/2009).

Mari mengatakan peran wanita dalam usaha bisnis perpasaran juga terjadi di banyak negara. Ia mencontohkan program kredit usaha yang digalang M. Yunus di Banglades hampir pesertanya 99% adalah perempuan.

"Tingkat tidak mengembalikannya wanita lebih rendah," katanya di depan 80 peserta pelatihan.

Mengenai kondisi di Indonesia pun hal yang sama dimana posisi perempuan sangat penting. Ia mencontohkan Menteri Keuangan di Indonesia adalah perempuan, artinya sudah banyak hal di Indonesia dimana peranan perempuan menonjol termasuk sektor perdagangan (pedagang pasar).

"Jadi tidak heran kalau menteri perdagangannya wanita..he..," disambut tawa ibu-ibu pedagang pasar.

Ia mengatakan ketangguhan perempuan dapat Mari buktikan berdasarkan hasil kunjungannya ke beberapa daerah di Indonesia terutama di lokasi pasar-pasar. Bahkan dalam keadaan darurat gempa, para perempuan menjadi sosok yang tangguh.

"Saya terheran-heran pasca gempa, banyak perempuan yang sudah berjualan di pasar," katanya.

Berdasarkan hasil percakapannya dengan para pedagang perempuan tersebut, menurutnya ibu-ibu berdagang pada masa kritis karena untuk tetap eksis. Bahkan ada yang mengaku pada saat memulai usahanya kembali pasca gempa harus pinjam kiri-kanan.

"Itu lah kegigihan wanita," katanya.

Sekedar mengingatkan, nama Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu disebut-sebut sebagai calon terkuat untuk kembali melanjutkan tampuk Menteri Perdagangan untuk periode kabinet Indonesia bersatu (KIB).

(hen/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads