"Ya itu salah satu tanda akan pemulihan ekonomi. Kalau resesi ekonomi hendak berakhir tentu demand (permintaan) akan naik dan harga minyak ikut naik. Itu
hukum pasar," jelasnya ketika ditemui di kediamannya di Cikeas, Bogor, Sabtu (17/10/2009).
SBY mengatakan kenaikan harga minyak dunia tidak akan melonjak dengan cepat hingga menyentuh level US$ 100 per barel lagi, sebab pemulihan ekonomi juga tidak terjadi secepat yang diperkirakan.
"Saya rasa nggak akan secepat itu. Kalau ekonomi terus membaik bisa saja (sampai US$ 100 per barel)," tutupnya.
(dnl/dnl)











































