"Nilai defisit tersebut sama dengan 10% dari PDB negara itu dan merupakan yang tertinggi sejak 1945," ujar pengumuman resmi pemerintah AS seperti dikutip AFP , Sabtu (17/10/2009).
Kondisi anggaran AS memang mengalami kemerosotan yang tajam akibat tajamnya penurunan penerimaan negara, sementara di sisi lain pemerintah harus mengeluarkan anggaran stimulus fiskal yang besar untuk mendorong perekonomian dari resesi yang terjadi.
Sampai akhir September 2009, dimana tahun fiskal AS berakhir, total penerimaan negara yang diraup adalah US$ 2,105 triliun atau lebih rendah dari target sebesar US$ 3,522 triliun.
Namun nilai defisit ini lebih rendah dari yang ditargetkan. "Ini karena kami mengatur sebisa mungkin agar perbaikan sistem keuangan dilakukan dengan biaya yang mudah karena uangnya diambil dari pembayaran pajak masyarakat," ujar Menteri Keuangan AS Timothy Geithner. (dnl/dnl)











































