Menurut Nana, salah seorang penjual mobil bekas di sekitar kawasan Boulevard Kelapa Gading, penurunan harga mobil bekas disebabkan karena trennya memang menurun. Biasanya setelah lebaran, penurunan mobil bekas bisa mencapaiΒ 5-10%.
Hal ini juga dibenarkan oleh Francis Halim yang juga berjualan mobil bekas di sekitar kawasan Kelapa Gading. Menurut Francis, tokonya bahkan menurunkan harga bisa mencapai 10-15% seusai lebaran.
"Pasca lebaran, harga mobil bekas memang cenderung turun. Saat ini, di sini bisa sekitar 10-15%," ujar Francis.
Sebelum puasa, Francis menambahkan harga mobil bekas mengalami kenaikan sebesar 10-15% bahkan mencapai 20%. Pembelinya pun meningkat sekitar 30%. Kemudian setelah lebaran, harganya menurun dan akan kembali normal pada 1-2 bulan setelah lebaran.
Namun, tampaknya harga mobil bekas ini akan tetap menurun karena, menurut Nana, tren harga mobil bekas pada akhir tahun juga menurun. Hal ini disebabkan usia mobil akan bertambah pada tahun depan sehingga menurunkan nilai jual mobil tersebut.
"Harga ini akan terus menurun hingga akhir tahun karena kan saat pindah tahun, maka umur mobil pun akan semakin tua dan ini akan menurunkan nilai jualnya pada tahun depan," papar Nana.
Rupanya penurunan harga mobil bekas tidak diiringi dengan kenaikan jumlah pembeli pada beberapa bulan terakhir ini. Menurut Nana, hal tersebut karena pada beberapa bulan terakhir ini sering terjadi gempa. Nana memperkirakan dengan adanya gempa tersebut, masyarakat memilih investasi dengan uang di bank atau memegang uang langsung.
"Sejak banyak gempa, terutama di Padang, langsung sepi. Penurunan bisa sampai 50%, biasanya tanggal segini sudah jual 6 tapi sekarang baru jual 3," keluh Nana.
Francis menambahkan saat ini transaksi jual-beli mobil bekas cenderung pada penjualan dengan cash. Hal ini disebabkan suku bunga kredit yang cukup tinggi saat ini, sekitar 9,4%. Namun, angka ini sempat mencapai 11% ketika BI menetapkan suku bunga yang tinggi pula.
Penjualan per hari sekitar 1-2 orang dan ini merupakan pencapaian yang cukup baik dalam bisnis jual beli mobil bekas. Rata-rata pembeli mencari mobil keluarga atau minibus.
"Sekitar 1 orang per hari dan itu cukup hebat. Kebanyakan yang dicari itu mobil keluarga seperti MPV, Avanza, dan Xenia," ujar Francis.
(nia/dnl)











































