Namun kado tersebut bukan berbentuk nyata 40 juta tabung elpiji. Kado tersebut adalah berupa perayaan kesuksesan Pertamina menyalurkan 40 juta paket tabung elpijil
"Saya cukup surprise karena acara syukuran ini dilakukan bertepatan dengan hari ulang tahun saya," ujar Karen dalam sambutannya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada kesempatan yang sama, Karen sangat mengapresiasi keberhasilan tim implementasi program nasional konversi yang dalam melaksanakan program ini.
"Tidak gampang mengubah kebiasaan masyarakat yang selama ini dimanjakan dengan minyak tanah menjadi menggunakan elpiji," kata Karen.
Karen menjelaskan sejak program ini dimulai secara resmi pada 20 Mei 2007, hingga minggu kedua Oktober 2009, Pertamina telah menyalurkan hampir 40 juta paket konversi elpiji 3 Kg yaitu 39.885.177 tabung.
"Saya berharap target menyalurkan 52 juta paket bisa selesai pada pertengahan tahun depan," ujarnya.
Sementara khusus tahun 2009, Pertamina telah mendistribusikan 20.138.021 paket atau mencapai 85 persend ari target konversi tahun ini sebesar 23.772.582 paket.
Untuk penarikan minak tanah telah emncapai 97 persen yakni sekitar 4.045.928 KL dari target APBN-P 2009 sebesar 4,1 juta KL. Untuk realisasi refiil (isi ulang tabung) dan perdana elpiji telah mencapai 1.301.070 MT atau 77 persen dari target tahun ini sekitar 1.753.552 MT.
Wanita dengan nama lengkap Galaila Karen Agustiawan ini lahir di Bandung, 19 Oktober 1958. Karen yang merupakan Sarjana Teknik Fisika ITB diangkat menjadi Dirut Pertamina menggantikan Ari H Soemarno pada 5 Februari 2009. Karen merupakan dirut Pertamina wanita pertama.
(epi/qom)











































