Penerimaan Bea Keluar Paling Anjlok

Penerimaan Bea Keluar Paling Anjlok

- detikFinance
Senin, 19 Okt 2009 12:35 WIB
Penerimaan Bea Keluar Paling Anjlok
Jakarta - Dari keseluruhan penerimaan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Departemen Keuangan, penerimaan Bea Keluar (BK) terlihat paling anjlok akibat menurunnya kinerja ekspor Indonesia di tengah krisis ekonomi global

Dari data Ditjen Perbendaharaan Depkeu yang dikutip detikFinance , sampai 7 Oktober 2009, penerimaan BK masih di bawah 50% atau tepatnya 39,12%. Dari target APBN-P 2009 Rp 1,399 triliun, sampai 7 Oktober pencapaiannya baru Rp 547,493 miliar.

Pencapaian tertinggi dicapai penerimaan cukai yang mencapai Rp 42,455 triliun atau 77,84% dari target APBN-P 1009 yang sebesar Rp 54,545 triliun. Demikian juga penerimaan bea masuk yang sudah terealisasi Rp 13,32 triliun atau 82,65%dari target APBN-P 2009 yang sebesar Rp 16,12 triliun.

Dengan begitu, total penerimaan Ditjen Bea dan Cukai sampai 7 Oktober 2009 adalah Rp 56,328 triliun atau 78,16% dari target APBN-P 2009 yang sebesaer Rp 72,068 triliun.

Selain itu, dalam data tersebut disebutkan realisasi penerimaan pajak ekspor dan impor sampai dengan 7 Oktober 2009 mencapai Rp 62,38 triliun dengan rincian sebagai berikut:
  • PPN Impor mencapai Rp 46,189 triliun
  • PPnBM (Pajak Penjualan Barang Mewah) Impor mencapai Rp 1,855 triliun
  • PPh Pasal 22 impor mencapai Rp 14,335 triliun
(dnl/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads