Beres-beres Barang, Sofyan Djalil Siap Banting Setir Mengajar

Beres-beres Barang, Sofyan Djalil Siap Banting Setir Mengajar

- detikFinance
Senin, 19 Okt 2009 12:52 WIB
Beres-beres Barang, Sofyan Djalil Siap Banting Setir Mengajar
Jakarta - Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Sofyan Djalil sepertinya sudah yakin tidak bakalan terpilih kembali dalam Kabinet Indonesia Bersatu jilid II. Untuk itu ia sudah menyiapkan dua opsi untuk kesibukannya pasca menjabat sebagai menteri.

Sofyan yang juga mantan Menkominfo ini mengaku sedang mempersiapkan diri untuk kembali mengajar atau menjadi seorang konsultan.

"Sebagai orang profesional bisa melakukan apa aja. Kita bisa mengajar atau jadi konsultan. Pokoknya pasti tetap bisa punya kesibukan," katanya di kantornya, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Senin (19/10/2009).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurutnya, kegiatan mengajar tersebut sudah lama dilakukan, namun selama menjabat sebagai Menneg BUMN hal itu sulit dilakukan, terutama dalam masalah membagi waktu.

"Ya kasihan mahasiswanya kan. Kalau saya itu waktunya gak bisa dijaga, tapi nanti sudah bisa fleksibelnya. Sudah bisa mengajar lagi, seminggu 2 kali atau mengajar saat weekend. Ya menyibukkan diri," ungkapnya.

Ia mengatakan, selama masih bisa, ia akan membagi ilmu kepada generasi penerus. Salah satu yang bakal ia turunkan adalah pengalaman selama menjabat sebagai Menneg BUMN.

"Pengalaman sebagai menteri selama 5 tahun kan luar biasa. Banyak yang bisa diajarkan," tambahnya.

Selama ini, mantan Menteri Komunikasi dan informatika itu sudah mengajar di Program Pasca Sarjana FH-Unpad (2001-sekarang), Program Pasca Sarjana FH-UI (2000-sekarang), pada Fakultas Ekonomi dan Program Magister Manajemen Universitas Indonesia (FE-UI dan MM-UI) (1993-sekarang).

Menurut salah satu sumber di Kementerian Negara BUMN, Sofyan sudah mulai membereskan ruang kerjanya sejak hari sabtu, pekan lalu. Beberapa berkas dan barang-barang milik Sofyan sudah mulai dimasukan ke dalam kardus.

"Sudah mulai beres-beres dari hari sabtu lalu," tambahnya.

(ang/qom)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads