"Saya siap siap mendelegasikan, meregenerasikan wewenang saya sebagai pemegang saham, pemilik dan manajer sehingga tidak ada konflik kepentingan," ungkap Gita usai menghadiri Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa di Kantor Pusat Pertamina, Jakarta, Senin (19/10/2009).
Meski belum mau menyebutkan posisi yang akan diisinya dalam Kabinet Indonesia Bersatu Jilid II, namun Gita mengaku dalam wawancara yang diikutinya di Cikeas, ia banyak ditanya soal pengembangan investasi di Indonesia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat ditanya apakah posisi yang akan diisinya sebagai Kepala BKPM, Gita enggan berkomentar. "Saya masih belum tahu," jawabnya singkat sambil masuk ke dalam mobil.
(epi/qom)
