Darwin Saleh Harus Kerja Keras Jadi Menteri ESDM

Darwin Saleh Harus Kerja Keras Jadi Menteri ESDM

- detikFinance
Selasa, 20 Okt 2009 10:19 WIB
Darwin Saleh Harus Kerja Keras Jadi Menteri ESDM
Jakarta - Ketua bidang ekonomi DPP Demokrat Darwin Saleh akan menduduki posisi menteri ESDM. Dengan latar belakang yang tidak terlalu nyambung dengan sektor energi, Darwin tampaknya harus banyak melakukan adaptasi dan mendengarkan berbagai masukan.

"Butuh adaptasi dulu. Harus banyak mendengarkan masukan-masukan, baik dari dalam maupun luar Departemen ESDM," ujar Direktur Eksekutif Refor-Miner Institute, Pri Agung Rakhmanto saat berbincang dengan detikFinance, Senin (19/10/2009).

Menurut Pri Agung, idealnya posisi Menteri ESDM ditempati kalangan profesional yang memiliki rekam jejak dan paham isu-isu utama sektor ESDM.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Tapi ini kan jabatan politis, jadi pertimbangannya bisa macam-macam," jelasnya.

Namun Pri Agung berpesan agar Menteri ESDM yang baru dapat mengurangi ketergantungan energi nasional terhadap minyak atau BBM melalui pmbenahan pengelolaan energi primer.

"Beliau juga harus bisa melakukan percepatan pengembangan energi alternatif dan pembangunan infrastrukturnya," tandas Pri Agung.
 
Darwin Saleh dalam kesempatan berbicara usai wawancara memang belum secara tegas mengungkapkan dirinya akan menjadi menteri ESDM. Ia mengaku diajak berbicara seputar masalah energi.

"Tadi bersama pak SBY dan pak Boediono, kami telah berbicara seputar lingkup ekonomi yangmenjadi kompetensi. Sempat disinggung soal target pertumbuhan, kesejahteraan rakyat dan investasi, kemudian mengecurut pada hal yang penting, yakni bila hendak meningkatkan investasi seperti ketersediaan infrastruktur, pasokan energi dan ketepatan jadwal," ujarnya.

Darwin akan menggantikan posisi yang sudah dipegang Purnomo Yusgiantoro selama 9 tahun. Purnomo tercatat sebagai salah satu menteri ESDM paling lama dan melewati masa 3 pemerintahan yakni Pemerintahan Abdurahman Wahid, Megawati Soekarnoputri dan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Urutan menteri-menteri ESDM hingga saat ini adalah:

. Menteri Perindustrian dan Pertambangan Dr. Chaerul Saleh dalam Kabinet Kerja I masa jabatan 10 Juli 1959 hingga 18 Februari 1960.

2. Menteri Perindustrian dan Pertambangan Dr. Chaerul Saleh dalam Kabinet Kerja II masa jabatan 18 Februari 1960 hingga 6 Maret 1963.

3. Menteri Perindustrian dan Pertambangan Dr. Chaerul Saleh dalam Kabinet Kerja III masa jabatan 6 Maret 1963 hingga 13 November 1963.

4. Menteri Perindustrian dan Pertambangan Dr. Chaerul Saleh dalam Kabinet Kerja IV masa jabatan 13 November 1963 hingga 27 Agustus 1964.

5. Menteri Pertambangan Armunanto dalam kabinet Dwikora I masa jabatan 27 Agustus 1964 hingga 28 Maret 1966.

6. Menteri Minyak dan Gas Bumi Mayor Jenderal Dr. Ibnu Sutowo dalam kabinet Dwikora II masa jabatan 28 Maret 1966 hingga 25 Juli 1966.

7.Menteri Pertambangan Ir. Slamet Bratanata dalam kabinet Ampera I  masa jabatan 25 Juli 1966 hingga 17 Oktober 1967.

8.Menteri Pertambangan Prof. Dr. Ir. Sumantri Brodjonegoro dalam kabinet Ampera II  masa jabatan  17 Oktober 1967 hingga 6 Juni 1968.

9.Menteri Pertambangan Prof. Dr. Ir. Sumantri Brodjonegoro dalam kabinet Pembangunan I  masa jabatan  6 Juni 1968 hingga 28 Maret 1973.

10.Menteri Pertambangan Prof. Dr. Mohammad Sadli dalam kabinet Pembangunan II  masa jabatan 28 Maret 1973 hingga 28 Maret 1978.

11.  Menteri Pertambangan dan Energi Prof. Dr. Soebroto dalam kabinet pembangunan III masa jabatan 28 Maret 1978 hingga 19 Maret 1983.

12.  Menteri Pertambangan dan Energi Prof. Dr. Soebroto dalam kabinet pembangunan IV masa jabatan  19 Maret 1983 hingga 21 Maret 1988.

13.  Menteri Pertambangan dan Energi Drs. Ginandjar Kartasasmita dalam kabinet pembangunan V masa jabatan 21 Maret 1988 hingga 17 Maret 1993.


14.  Menteri Pertambangan dan Energi Ida Bagus Sudjana dalam kabinet pembangunan VI masa jabatan  17 Maret
1993 hingga 16 Maret 1998.

15.  Menteri Pertambangan dan Energi Dr. Ir. Kuntoro Mangkusubroto dalam kabinet pembangunan VII masa jabatan   16 Maret 1998 hingga 21 Mei 1998.


16.  Menteri Pertambangan dan Energi Dr. Ir. Kuntoro Mangkusubroto dalam kabinet Reformasi Pembangunan masa jabatan 23 Mei 1998 hingga 26 Oktober 1999.

17. Menteri Pertambangan dan Energi Susilo Bambang Yudhoyono dalam kabinet Persatuan Nasional masa jabatan  26 Oktober 1999 hingga 23 Agustus 2000.


18.  Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Purnomo Yusgiantoro dalam kabinet Persatuan Nasional masa jabatan 23 Agustus 2000 hingga 9 Agustus 2001.

19. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Purnomo Yusgiantoro dalam kabinet Gotong Royong masa jabatan 9 Agustus 2001 hingga 20 Oktober 2004.

20.  Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Purnomo Yusgiantoro dalam kabinet Indonesia Bersatu masa jabatan  20 Oktober 2004

(epi/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads