Beberapa negara Asia, terutama yang sudah maju dan tergantung pada ekspor berniat untuk menarik stimulus fiskal pada tahun depan seiring tanda-tanda pemulihan ekonomi.
"Namun rencana-rencana tersebut seharusnya dilakukan secara hati-hati sampai pemulihan ekonomi benar-benar terjamin," ujar Deputi Direktur Pelaksana IMF, John Lipsky sepreti dikutip dari AFP, Rabu (21/10/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hal itu juga bisa diaplikasikan kepada negara-negara yang menghadapi tekanan fiskal seperti Jepang dan negara industrialisasi baru seperti Korsel, Singapura, Hong Kong dan Taiwan.
"Tetapi bahkan untuk rata-rata negara Asia, tanpa penyesuaian fiskal, rasio utang terhadap PDB diperkirakan masih diatas level pra krisis hingga 2014," tambahnya.
(qom/qom)











































