Dirut Bulog Baru Masih Tunggu Instruksi Dari Istana

Dirut Bulog Baru Masih Tunggu Instruksi Dari Istana

- detikFinance
Kamis, 22 Okt 2009 09:49 WIB
Dirut Bulog Baru Masih Tunggu Instruksi Dari Istana
Jakarta - Menteri Negara BUMN terpilih Mustafa Abubakar, mengatakan pasca penunjukannya sebagai Meneg BUMN, ia akan segera melakukan pengisian kursi direktur utama Perum Bulog yang ia telah tinggalkan.

"Setelah ini tentunya Bulog akan ada pemimpin baru. Kita tunggu saja, karena untuk setingkat itu akan melibatkan langsung dengan presiden. Masih menunggu arahan-arahan dari beliau," kata Mustafa saat dihubungi detikFinance, Rabu malam (21/10/2009).

Mustafa belum memastikan apakah penggantinya itu berasal dari orang dalam atau orang luar. Sehingga akan sangat tergantungย  dengan proses setelah ia dilantik nanti.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Untuk program 100 hari, belum ada. Nantilah setelah ada pelantikan," katanya.

Sebelumnya sumber detikFinance di Bulog mengatakan setelah terpilihnya Mustafa menjadi Meneg BUMN maka posisi dirut Bulog akan di pegang oleh pejabat sementara yaitu Direktur Operasional dan Pelayanan Publik Perum Bulog Abdul Waris Patiwiri, hingga terpilihnya dirut baru yang resmi.

Selama menjabat, dirut sementara Perum Bulog hanya sebagai bertugas secara administratif saja dan tidak memiliki kewenangan mengambil keputusan strategis.

Sementara Kementerian Negara Badan Usaha Milik Negara (BUMN) akan menggelar serah terima jabatan dari Menteri Negara BUMN Sofyan Djalil kepada Menneg BUMN terpilih Kabinet Indonesia Bersatu jilid II Mustafa Abubakar.

Serah terima jabatan itu akan dilangsungkan pada pukul 16.00 wib di lantai 21 kantor Kementerian Negara BUMN, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Kamis (22/10/2009).

"Hari ini, Kamis 22 Oktober 2009, jam 16.00 WIB di lantai 21 akan diadakan Sertijab Menteri Negara BUMN," kata staff Humas Kementerian Negara BUMN dalam pesan singkat yang diterima detikFinance, Kamis (22/10/2009).

Mustafa Abubakar lahir di Piddie, 15 Oktober 1949 silam. Sebagian besar pendidikannya diselesaikan di Institut Pertanian Bogor (IPB), mulai dari S1, S2, hingga S3.

Ia menjabat sebagai Direktur Utama Bulog sejak 21 Maret 2007 menggantikan Wijanarko Puspoyo yang terlibat kasus korupsi. Sebelum memimpin Bulog, Mustafa pernah menjabat sebagai Inspektur Jenderal di Departemen Kelautan dan Perikanan.

Selain itu, pria asal Aceh itu juga pernah menjadi penjabat sementara (Pjs) Gubernur Nangroe Aceh Darussalam, Ketua Ikatan Konsultan Indonesia (INKINDO), danย  Ketua Masyarakat Perikanan Indonesia.

Mustafa yang dikaruniai tiga orang putra yairu Reza Mustafa, Dewi Suryani dan Irfan Adiputra ini pada tahun 1975 โ€“ 1976 dipercaya menjabat sebagai Ketua Dewan Mahasiswa IPB.

(ang/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads