Β
Jika bantuan itu bersifat pribadi, kata Sofyan, maka gratis. Tapi jika bantuan menyangkut BUMN maka akan ada tagihannya.
Β
"Anything I can help, I will help. Tapi kalau dulu tidak dibayar, sekarang pakai bill," canda Sofyan di sela sambutan serah terima jabatan di kantornya, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Kamis (22/10/2009).
Β
Menurutnya, hal itu berhubungan dengan rencana Sofyan menjadi seorang konsultan selepas memangku jabatan Menteri Negara BUMN periode 2004-2009.
Β
"Kalau Pak Mustafa yang minta tolong, tanpa bill tidak apa-apa. Tapi kalau BUMN pasti ada bill," candanya diikuti derai tawa tamu undangan serah terima jabatan.
Β
Ia juga berharap, Menneg BUMN Mustafa Abubakar bisa lebih banyak menyekolahkan karyawan perusahaan plat merah.
Β
Menurutnya, hal itu dilakukan agar di masa depan muncul lebih banyak eksekutif yang bisa menjadi garis depan kemajuan BUMN.
Β
"Saya harap Pak Mustafa bisa sekolahkan orang sebanyak mungkin. Contohnya Pertamina, sekolahkan saja ratusan karyawannya," ujarnya.
Β
Menurutnya, lebih baik jika Pertamina ditarik dividen lebih sedikit namun bisa menghasilkan orang yang berkualitas.
Β
"Prestasi itu yang paling penting bagi bangsa kita. Program pendidikan harus diteruskan," jelasnya.
(ang/qom)











































