"Rencananya PT AKR Corporindo akan menyalurkan solar sekitar 109.162 KL per tahun atau setara 299 KL per hari," ujar Kepala BPH Migas Tubagus Haryono dalam pesan singkatnya, Kamis (22/10/2009).
Rencananya AKR akan menyalurkan 109.162 KL per tahun di Medan, Deli Serdang, Binjai, Metro Lampung Tengah, Lampung Timur, Lampung Selatan, Lampung Utara, Bandar Lampung, Pontianak, dan Banjarmasin.
Sementara PT SHELL Indonesia akan menyalurkan 5.110 KL Mogas 88 per tahun atau 14 KL per hari di satu SPBU-nya di Medan. "Petronas akan menyalurkan Mogas 88 di 4 SPBU sebesar 20.440 KL per tahun atau 56 KL per hari di Medan," ungkapnya.
Menurut Tubagus, para pendamping Pertamina dalam penyaluran BBM bersubsidi tahun depan, diberi waktu hingga 14 Desember untuk membangun infrastruktur pendistribusian BBM miliknya.
"Sebelum 14 Desember itu sudah terwujud. Kalau sampai 14 Desember tidak ada, maaf," jelas Tubagus.
Berbeda dengan pemilihan distributor BBM bersubsidi tahun-tahun sebelumnya, dalam tender pendistribusian BBM bersubsidi tahun ini, BPH tidak hanya memilih satu pemenang.
BPH Migas juga menetapkan tiga perusahaan yaitu PT AKR Corporindo, PT Shell Indonesia, dan Petronas sebagai pendamping Pertamina sebagai distributor BBM PSO tahun depan.
Tubagus berharap dengan dipilihnya perusahaan-perusahaan tersebut untuk membantu Pertamina untuk menyalurkan BBM bersubsidi dapat mempercepat pengembangan infrastruktur penyaluran BBM di luar Pulau Jawa. "Kami ingin ada perkembangan infrastruktur di luar Jawa," harapnya.
(epi/dnl)










































