Grup PT Semen Gresik ini membangun pabrik tahap V dan mendirikan packing plant di sejumlah daerah untuk memudahkan pendistribusian. Pabrik baru itu nantinya diharapkan akan bisa menutup kekurangan suplai.
"Di kawasan Timur kita masih menguasai 46,7 persen. Saat ini berapapun kita produksi selalu habis. Makanya untuk ekspor kita tiadakan dulu," kata Dirut PT Semen Tonasa HM Sattar Taba di kantor Semen Tonasa, Biringere, Pangkep, Sulawesi Selatan, Jumat (23/10/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Packing plant tersebut direncanakan akan dibangun Jayapura, Timika, Sorong, Manokwari, Gorontalo, Tarakan dan perluasan di Kalimantan Timur.
"Kita akan menggunakan kapal curah karena kalau pakai kapal kargo jatuhnya mahal. Selisihnya 50 persen," terang Sattar Taba. Selain itu tambah dia, dengan kapal kargo, waktu pembongkaran atau operasionalnya cukup lama.
Bila rencana berjalan sesuai jadwal, Sattar Taba menyakinkan pasar semen di Indonesia Timur akan bisa dikuasainya. "Tahun 2015 kita targetkan produksi 8 juta ton per tahun dari semua pabrik yang kita miliki," kata dia.
(gik/qom)










































