APBN Masih Tahan Harga Minyak Tembus US$ 80 Per Barel

APBN Masih Tahan Harga Minyak Tembus US$ 80 Per Barel

- detikFinance
Sabtu, 24 Okt 2009 15:15 WIB
APBN Masih Tahan Harga Minyak Tembus US$ 80 Per Barel
Jakarta - Pemerintah menilai Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2009 masih sanggup menahan laju harga minyak dunia yang sudah menembus US$ 80 per barrel. Hal itu terkait dengan harga rata-rata Indonesian Crude Price (ICP) masih di bawah US$ 60 per barel.

"Kenaikan harga minyak dunia ke level 80 per barel tidak akan mempengaruhi ketahanan APBN kita, karena ICP sampai Oktober masih di bawah US$ 60 per barel," kata Dirjen Migas Evita Legowo di Kantor Menko Perekonomian, Lapangan Banteng, Jakarta, Sabtu (24/10/2009).

Ia mengatakan, harga rata-rata ICP sampai Oktober masih berada di level US$ 57-59 per barel, sedangkan dalam APBN 2009, ICP ditetapkan sekitar US$ 60-70 per barel. Dengan begitu, harga ICP saat ini masih dalam batas aman, belum menembus harga penetapan dalam APBN.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia menambahkan, masyarakat tidak perlu khawatir harga minyak meninggi akan berpengaruh kepada naiknya harga bahan bakar minyak (BBM) dalam negeri.

"Namun jika ICP bertengger di atas US$ 60 per barel, maka harga BBM dalam negeri bisa berubah naik," imbuhnya.

(ang/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads