"Selain itu, juga dapat mengakibatkan kerawanaan sosial ekonomi dan keamanan di daerah yang belum terlistriki. Untuk itu saya tekankan agar 10.000 MW bisa segera diselesaikan tepat waktu," kata Darwin.
Menteri ESDM yang baru itu menyampaikan hal tersebut dalam peringatan hari Listrik nasional ke 64 tahun, di kantor pusat PLN, Jalan Trunojoyo, Jakarta, Selasa (27/10/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dalam 5 tahun ke depan pemenuhan listrik baik dari sisi kualitas dan kualitas menjadi prioritas utama di Departemen ESDM," jelasnya.
Darwin menyatakan proyek 10.000 MW ini memang memiliki dua nilai strategis yaitu penanggulangan penanggulangan krisis listrik di daerah dan perbaikan bauran fuel mix yang akhirnya bisa kurangi subsidi.
Untuk itu, Darwin meminta PLN bekerja keras untuk proyek 10.000 MW.
"Untuk mencapainya maka diperlukan kerja keras dan kerjasama dari berbagai pihak agar protek tersebut bisa tepat waktu, biaya dan kualitas," ungkapnya.
Sementara dari sisi keuangan, Darwin meminta PLN untuk terus melakukan efisiensi tanpa menurunkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
"Salah satunya melalui Good Corporate Goverment (GCG) dengan sungguh-sungguh terutama di sisi pengadaan investasi maupun operasi," ungkapnya.
(epi/qom)











































