Menko Perekonomian Hatta Rajasa mengatakan, penajaman program 100 hari ini berada di bawah koordinasinya. "Ini penajaman program-program 100 hari di bawah Menko Perekonomian yang akan dilaporkan ke Presiden," ujarnya sebelum rapat tersebut di kantornya, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Selasa (27/10/2009).
DI tempat yang sama, Menkominfo Tifatul Sembiring mengatakan rapat ini merupakan finalisasi penajaman program 100 hari menteri-menteri ekonomi dan juga program 5 tahun masa pemerintahan yang baru.
"Jadi nanti program 100 hari adalah program yang akan diumumkan oleh Presiden dan Wapres yang merupakan program Kabinet Indonesia Bersatu II. Jadi nanti bukan sepotong-potong supaya nanti terlihat secara integratif," tuturnya.
Tifatul mengatakan, saat ini negara-negara asing menjadikan perekonomian Indonesia sebagai salah satu pusat perhatian karena pertumbuhan ekonomi yang masih positif di tengah krisis ekonomi global. Karena itu pemerintah akan semakin memperkuat sendi-sendi ekonomi.
Apalagi Presiden SBY menargetkan pertumbuhan ekonomi Indonesia bisa mencapai 7% bahkan hingga 8%, sehingga harus ada penajaman rencanan dan program yang terintegrasi guna mencapai target tersebut.
"Semua Departemen membuat program 100 hari dan 5 tahun setelah mendaapat arahan dari Presiden dan berdasarkan kontrak kerja dan ramuan dari para menteri ini diperkaya di National Summit," tutupnya.
Sampai berita ini diturunkan kurang lebih 15 menteri tersebut masih melakukan rapat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
(dnl/dnl)











































