RI Kebanjiran Misi Dagang Asing di Trade Expo 2009

RI Kebanjiran Misi Dagang Asing di Trade Expo 2009

- detikFinance
Rabu, 28 Okt 2009 12:26 WIB
RI Kebanjiran Misi Dagang Asing di Trade Expo 2009
Jakarta - Kunjungan misi dagang asing dari berbagai negara di ajang Trade Expo Indonesia (TEI) ke-24 meningkat tajam dibandingkan dengan tahun lalu. Hal ini menjadi tanda positif terhadap upaya meningkatkan kerjasama perdagangan Indonesia ke banyak negara termasuk menggenjot ekspor.

Setidaknya dalam ajang TEI ke-24 ada 43 negara asing yang mengirimkan misi dagangnya ke Indonesia yang mencakup sebanyak 1039 orang. Jika dibandingkan dengan tahun 2008 lalu hanya sebanyak 33 negara, bahkan tahun sebelumnya hanya 19 negara.

"Kalau tahun lalu ada 33 misi dagang sekarang ada 43 misi dagang," kata Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu saat membuka TEI ke-24 di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Rabu (28/10/2009).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia menyebutkan, beberapa misi dagang yang datang antara lain dari Bulgaria,  Mesir, Saudi Arabia, Kolombia, Brazil, Uni Emirat Arab,  Spanyol dan lain-lain. Mengenai ekspor, Mari mengatakan, tahun 2009 ini kinerja ekspor Indonesia dipastikan akan terjadi kontraksi, terlebih perdagangan dunia akan mengalami kontraksi minus 9-10.

"Memang kita untuk tahun ini diperkirakan ada kontraksi minus 20%, kalau non migas minus 10-15%," katanya.

Dengan kondisi ini, kata dia, untuk menggenjot ekspor tahun ini dan tahun depan harus kerja dua kali lebih keras. Mengenai target pasar, lanjut Mari, pasar baru diluar pasar tradisional harus terus dijajaki. TEI ke-24 menargetkan transaksi sebesar US$ 230 juta atau lebih besar dari realisasi transaksi tahun lalu yang hanya US$ 217 juta.

Hingga saat ini target jumlah pembeli (buyers) sebanyak 7.800 sudah terlampaui dari 86 negara. Pameran ini diikuiti oleh 770 peserta, target  pengunjung diharapkan bisa mencapai 15.000 orang, selama lima hari digelar.

Beberapa buyers yang bakal datang berasal dari Amerika Serikat, Australia, Singapura, Kolombia, Hongkong, Afrika Selatan, Uni Emirat Arab, Banglades, India, Jepang, Malaysia, Srilanka,  Pakistan, Nigeria dan lain-lain.

(hen/ang)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads