"Saya sudah ada kesepakatan dengan Menkeu untuk mem-finance ," katanya saat ditemui ajang National Summit di Jakarta, Kamis (29/10/2009).
Dikatakan Hidayat masalah revitalisasi bagi industri sangat penting untuk menopang pertumbuhan industri dalam negeri. Ia mencontohkan sektor kelapa sawit mentah (CPO) akan terus dikembangkan untuk produk-produk hilirnya agar keterkaitan hulu-hilir di Industri.
"Industri juga bisa tumbuh kalau ada ketersedian infrastrukur seperti gas," katanya.
Mengenai kawasan ekonomi khusus (KEK), ia berpendapat wilayah KEK sangat penting dalam menopang industri. Misalnya ia mencontohkan kawasan free trade zone (FTZ) Batam, Bintan, dan Karimun bisa menjadi penopang bagi perkembangan industri.
Ia berharap dengan adanya UU Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) yang baru maka, setidaknya FTZ Batam Bintan Karimun bisa berubah status KEK dalam waktu dekat.
Hidayat juga menargetkan perkembangan KEK baru akan bisa terbangun 3 sampai 5 kawasan ke depannya.
(hen/dnl)










































