Listrik, Telpon, Elpiji Naik
Target Inflasi 6 % Tak Direvisi
Jumat, 02 Apr 2004 14:11 WIB
Jakarta - Menkeu Boediono mengatakan, meskipun saat ini sejumlah komoditi seperti listrik, telpon dan elpiji mengalami kenaikan harga, pemerintah belum berniat untuk mengubah target inflasi tahun ini yang dipatok 6 persen. "Kenaikan satu atau dua komoditi tidak serta merta membuat kenaikan komoditi yang lain mengingat inflasi akan mengumpulkan komoditi-komoditi lain. Bisa saja komoditi yang lain mengalami penurunan," kata Menkeu disela-sela seminar di Graha Niaga, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Jumat (2/4/2004).Menkeu melihat pencatatan inflasi yang dilakukan oleh BPS selama ini sudah cukup baik. "Saya berharap tidak ada misleading," tegas Menkeu.Menyangkut kondisi makro ekonomi saat ini, Menkeu megatakan bahwa stabilitasnya cukup bagus. Pertumbuhan ekonomi juga menunjukkan perbaikan disamping stok utang berangsur turun misalnya pada tahun 2001 stok utang INdonesa sebesar 97 persen dari PDB, tahun 2002 84 persen dari PDB dan tahun 2003 sudah turun jadi 68 persen dari PDB. Menkeu menegaskan kembali bahwa dirinya selalu mengingatkan kepada presiden agar terus memantau pelaksanaan white paper karena pemerintah sekarang maupun pemerintahan baru mendatang harus bisa memformulasikan dan mengimplementasikan secara jelas strategi ekonomi jangka menengahnya.
(qom/)











































