Menperin Pasrah National Summit Tertutup Berita Bibit-Chandra

Menperin Pasrah National Summit Tertutup Berita Bibit-Chandra

- detikFinance
Jumat, 30 Okt 2009 15:08 WIB
Menperin Pasrah National Summit Tertutup Berita Bibit-Chandra
Jakarta - Menteri Perindustrian MS Hidayat mengaku pasrah dengan tertutupnya berita-berita National Summit dengan kasus penahanan 2 pimpinan KPK non aktif Bibit S. Rianto dan Chandra Hamzah. Kasus tersebut membuat berita-berita hukum akan lebih mendominasi.

"Yah.. tergeser," kata Hidayat kepada detikFinance,  disela-sela acara national summit di Jakarta, Jumat (30/10/2009).

Ia mengatakan, panasnya masalah KPK ini untuk sementara waktu akan menjadi isu panas dan perhatian menyita masyarakat.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Isu hukum akan lebih  menjadi perhatian, idealnya kalau prosesnya bisa selesai tidak dalam waktu lama, karena kalau terus menjadi topik," kata Hidayat yang juga ketua umum Kadin itu.

Mabes Polri kemarin memutuskan untuk menahan Bibit dan Chandra setelah persyaratan obyektifnya sudah terpenuhi. Sebagaimana diatur dalam KUHP ancaman penjara atas Bibit dan Chandra di atas 5 tahun. Penahanan kedua pimpinan KPK non aktif itu langsung memicu berbagai reaksi negatif dari berbagai kalangan.

Memanasnya isu penahanan Bibit dan Chandra itu bersamaan dengan pembukaan National Summit yang diharapkan bisa memberikan sejumlah rekomendasi ekonomi penting.

Menko Perekonomian Hatta Rajasa sebelumnya mengatakan, pertemuan National Summit yang diadakan pemerintah untuk melakukan dialog dan pembahasan dengan seluruh para pihak pemangku kepentingan (stakeholders ) di Indonesia menghasilkan permasalahan-permasalahan pada 9 sektor ekonomi.

Namun hasil penting dari National Summit itu pada Jumat ini tidak menghiasi headline sejumlah media massa. Berita National Summit tenggelam oleh berita-berita penahanan Bibit dan Chandra.


(hen/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads