RI Terima Kunjungan 4,62 Juta Turis Asing Hingga September 2009

RI Terima Kunjungan 4,62 Juta Turis Asing Hingga September 2009

- detikFinance
Senin, 02 Nov 2009 14:51 WIB
RI Terima Kunjungan 4,62 Juta Turis Asing Hingga September 2009
Jakarta - Hingga September 2009, total wisatawan mancanegara (wisman) yang masuk ke Indonesia mencapai 4,62 juta oarang. Angka itu berarti hanya naik 1,07% dibandingkan periode yang sama tahun 2008 sebanyak 4,57 juta wisman, dan masih jauh dari target wisman dalam Visit Indonesia 2008 sebanyak 7 juta wisman.

Khusus untuk wisman yang datang ke Indonesia selama September 2009 tercatat 493,8 ribu orang atau turun 1,44 persen dibanding jumlah wisman September 2008 sebanyak 501,0 ribu orang. Sementara jika dibanding Agustus 2009, jumlah wisman September 2009 turun 12,88 persen.

Demikian Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Rusman Heriawan dalam konferensi pers di kantornya, Jalan DR Sutomo, Jakarta, Senin (2/11/2009).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Untuk jumlah wisman yang datang melalui 11 pintu masuk utama pada September 2009 naik 0,50 persen dibanding bulan yang sama tahun sebelumnya, yaitu dari 410,8 ribu orang menjadi 412,8 ribu orang. Jika dibanding Agustus 2009, wisman yang datang melalui 11 pintu masuk turun 14,48 persen.

Jumlah wisman ke Bali melalui bandara Ngurah Rai pada September 2009 naik 15,32 persen dibanding September 2008. Jika dibanding Agustus 2009, jumlah wisman ke Bali mengalami penurunan sebesar 6,00 persen, yaitu dari 232,2 ribu orang menjadi 218,2 ribu orang pada September 2009.

Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel berbintang di 14 provinsi pada September 2009 mencapai rata-rata 45,54 persen, atau turun 6,14 poin dibanding TPK Agustus 2009 sebesar 51,68 persen. TPK hotel berbintang di Bali pada September 2009 turun 2,52 poin bila dibanding Agustus 2009, yaitu dari 65,54 persen menjadi 63,02 persen.

Rata-rata lama menginap tamu asing dan Indonesia pada hotel berbintang di 14 provinsi selama September 2009 adalah 2,15 hari turun 0,13 poin dibanding keadaan Agustus 2009.

(qom/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads