Penjualan emas ke India itu berarti mencakup hampir setengah dari target penjualan emas IMF sebesar 403,3 ton dalam beberapa tahun ke depan. Penjualan emas ini juga dilakukan tepat ketika harga emas memuncak di level US$ 1.000 per ounce.
"Saya sangat menyambut transaksi dengan Bank Sentral India," jelas Direktur Pelaksana IMF, Dominique Strauss-Kahn seperti dikutip dari AFP, Selasa (3/11/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
IMF saat ini tercatat memiliki 3.217 ton emas, atau berarti terbesar ketiga setelah Amerika Serikat dan Jerman. Sementara India tercatat sebagai konsumen emas terbesar di dunia, dengan angka impor logam mencapai 700-800 ton per tahun yang setara dengan 20 persen permintaan global.
Pejabat senior IMF menyatakan, IMF beruntung menjual 200 ton emas ke India pada harga US$ 1.045 per ounce, dibandingkan harga jual pada April 2008 yang hanya US$ 850 per ounce.
"Kita masih punya separuh lagi yang harus dijual, dan saya harap kita beruntung," ujar pejabat senior tersebut.,
Harga emas dunia sempat mencapai puncaknya pada US$ 1.070,80 per ounce pada 14 Oktober seiring merosotnya dolar AS. Harga emas tercatat melonjak hingga 20% sejak awal 2009.
Pada 18 September, Dewan Eksekutif IMF telah menyetujui penjualan 403,3 ton emas atau sekitar seperdelapan dari cadangan emasnya. IMF telah berjanji akan menjual emasnya tanpa mengganggu pasar. IMF rencananya akan menjual emas kepada bank sentral atau sektor pemerintah lainnya.
(qom/dro)











































