"Dalam 3 bulan terakhir perekonomian Indonesia sudah membaik. Pertumbuhan ekonomi di akhir tahun diperkirakan 4,3%," ujar Kepala Ekonom The World Bank William E. Wallace di gedung Bursa Efek Indonesia (BEI) kawasan SCBD Jakarta Rabu (4/10/2009).
Menurutnya, pertumbuhan akan ditopang oleh konsumsi domestik Indonesia yang semakin meningkat serta didukung oleh pemulihan di sektor eksternal.
"Pengeluaran konsumsi swasta diperkirakan tetap kuat, naik sekitar 4,5%, dengan belanja dari pemilu di paruh pertama ditambah stimulis fiskal di paruh kedua," kata William.
Ditambahkannya, pertumbuhan investasi diperkirakan tetap lemah sampai akhir tahun 2009. Ini disebabkan pertumbuhan kredit lebih rendah dibanding 2 tahun sebelumnya, serta investasi yang konsisten dengan harga komiditi serta permintaan eksternal.
"Konsumsi pemerintah akan terus berkembang, dengan terus dikeluarkannya stimulus fiskal dan pencairan dana," ujarnya.
Di tahun-tahun mendatang, pertumbuhan ekonomi juga diperkirakan akan didorong oleh peningkatan konsumsi domestik dan lalu listas ekspor, serta pulihnya investasi di tahun 2010.
Investasi baru di tahun 2010 diperkirakan bakal disertai adanya akselerasi kuat karena dibantu oleh ketersediaan kredit yang lebih mudah. Kepercayaan investor juga akan meningkat saat harga komoditas dan pertumbuhan gkobal pulih.
"Pertumbuhan produk jasa meningkat diatas tren, setelah melambat di tahun 2009, karena konsumsi swasta tetap kuat serta kredit komsumsi yang tetap meningkat," imbuh William.
Untuk pertumbuhan lintas tujuan ekspor, atau prospek mitra dagang utama (MTP), akan terkoreksi seiring menguatnya pertumbuhan di Indonesia, serta pemulihan global. Output lintas MTP Indonesia diprediksi akan turum 1,7% secara keseluruhan di tahun 2009. Ini jauh lebih kecil kontraksi pada bulam Juli yang sebesat 3%.
"Walaupun pengisian ulang barang dan stimulus fiskal tampak telah mendukung pemulihan secara bertahap, namun belanja swasta diperlukan untuk mengganti belanja publik dalam memastikan berlanjutnya pemulihan," tambahnya.
Kendati telah terkoreksi meningkat, namun perkiraan pertumbuhan MTP tahun 2010 masih lebih lemah dibanding tahun-tahun sebelumnya, sementara risiko negatif telah jauh melunak.
Bank Dunia memprediksi angka pertumbuhan ekonomi Indonesia di 2010 bakal mencapai 5,4% dan 6,5% di 2011. (dro/dro)











































