Hal ini disampaikan Menteri ESDM Darwin Zahedy Saleh usai bertemu dengan Menteri Perdagangan Inggris Lord Davies of Abersoch di Gedung Departemen ESDM, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Rabu (4/11/2009)
"Inggris berkomitmen untuk membantu Indonesia dalam rangka mengembangkan bisnis minyak dan gas, energi baru, dan terbarukan," jelas Darwin.
Selain di sektor Migas, Darwin menjelaskan, Inggris juga berkomitmen membantu Indonesia untuk mempercepat peningkatkan kapasitas listrik di Indonesia. Namun saat ditanya bentuk kerjasama konkrit yang akan dilakukan kedua belah pihak, Darwin belum dapat menyebutkannya secara mendetil.
"Yang jelas belum sampai hal teknis, tapi ke depannya mereka akan memberikan bantuan dalam bentuk pelatihan SDM, paket pembiayaan serta hal teknis yang menyangkut kebutuhan peralatan-peralatan," paparnya.
Untuk menindaklanjuti hasil pembicaraan yang dilakukan hari ini, Darwin menyatakan, kedua belah akan mengadakan simposium yang akan diikuti sejumlah investor dari perusahaan-perusahaan Inggris.
"Yang terpenting sekarang adalah meletakkan dasar-dasar untuk ditindaklanjut ke depannya. Simposium itu nantinya mengarah pada pembicaraan skema pembiayaan proyek," jelas Darwin.
Pada kesempatan yang sama, Davies menyatakan ia akan merangsang investor dari Inggris untuk berinvestasi di Indonesia, khususnya di sektor energi. "Kami yakin hubungan Inggris dan Indonesia di bidang energi ini akan semakin kuat,"tandasnya.
(epi/dnl)










































