Jurus Mengelak Menteri ESDM

Jurus Mengelak Menteri ESDM

- detikFinance
Jumat, 06 Nov 2009 12:14 WIB
Jurus Mengelak Menteri ESDM
Jakarta - Darwin Saleh baru menjabat sebagai menteri ESDM sekitar 2 minggu. Entah karena kurang menguasai masalah teknis atau enggan memberikan penjelasan, dalam beberapa kesempatan Darwin Saleh pun selalu memberikan jawaban ala kadarnya.

Termasuk ketika ditanya mengenai rencana pembelian divestasi saham PT Newmont Nusa Tenggara oleh pemerintah.

Bertubi-tubi pertanyaan dilontarkan oleh wartawan, Darwin hanya bisa menjawab secara prinsip. Selebihnya, ia hanya menjawab, "itu terlalu teknis," katanya berulang-ulang di kantor Kementerian Negara BUMN, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Jumat (6/11/2009).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ketua bidang ekonomi dan keuangan Partai Demokrat ini hanya menyatakan, pada prinsipnya sudah jelas bahwa sikap pemerintah, berdasarkan hasil rapat bersama Menko Perekonomian Hatta Rajasa, pemerintah berpandangan agar Pemda menjadi lead dalam pembelian 14 persen saham Newmont yang menjadi hak pemerintah pusat.

Ketika ditanya mengenai porsi kepemilikan saham antara Pemda dan pemerintah pusat, ia hanya menjawab, "itu teknis ya hubungi Dirjen kami ya," ujarnya.

Saat ditanya progres pembelian divestasi Newmont tahun 2010, ia kembali menjawab hal itu terlalu teknis. "Itu terlalu teknis saya tidak akan jawab itu ya," tambahnya.

Pernyataan terlalu teknis itu lagi-lagi ia lontarkan setelah ditanya mengenai porsi saham terbesar bakal menjadi milik Pemda karena sudah menjadi lead. "Itu terlalu teknis, jadi silahkan ke Dirjen kami ya," tambahnya.

Kali ini, giliran wartawan yang bertanya balik soal hal teknis itu apakah sudah disampaikan kepada Pemda untuk segera dilakukan tindakan.

"Sudah (disampaikan), jadi jangan terlalu teknis ya," singkatnya.

Hal senada juga dijawab Darwin ketika ditanya mengenai perkembangan Blok Masela. Seperti diketahui, Inpex selaku pemilik Blok Masela sepakat untuk menggunakan kilang LNG Terapung.

"Silakan ditanyakan dulu ke Dirjen Migas," jawab Darwin melalui pesan singkatnya kepada detikFinance ketika ditanya mengenai Blok Masela pada Kamis (5/11/2009).

(ang/qom)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads