RPJMN 2009-2014 Disusun Dalam 3 Buku

RPJMN 2009-2014 Disusun Dalam 3 Buku

- detikFinance
Senin, 09 Nov 2009 13:38 WIB
RPJMN 2009-2014 Disusun Dalam 3 Buku
Jakarta - Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2009-2014 sebagai panduan pembangunan pemerintah baru akan disusun dalam tiga buku.

Buku satu memuat rencana aksi yang menjadi prioritas pembangunan nasional selama lima tahun ke depan, buku dua memuat kegiatan prioritas untuk masing-masing bidang pembangunan, dan buku tiga memuat arah pembangunan kewilayahan.

Menurut Menteri Negara Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Armida Alisjahbana, pada kabinet terdahulu belum ada buku yang ketiga ini. Buku ketiga ini ini terkait dengan akuntabilitas kinerja pemerintah.

"RPJPM ini beda dengan 5 tahun lalu. Sekarang ada 3 buku, yaitu yang menggambarkan prioritas nasional, menggambarkan sektoral, dan arah pembangunan kewilayahan. Buku ketiga ini 5 tahun lalu tidak ada. Ini semua nanti terkait pertanggungjawaban kinerja," ujar Armida.

Armida juga menjelaskan pihaknya bersama Kementerian Negara Pendayagunaan Aparatur Negara dan Departemen Keuangan sedang melakukan koordinasi untuk membuat program kerja yang akuntabel dan sesuai dengan perencanaan.

"Kami sedang berkoordinasi dengan Menpan, Bappenas, Departemen Keuangan, bagaimana bikin akuntabilitas kinerja termasuk keuangan yang jelas, kesesuaian dengan perencanaan, bagaimana caranya format memantau, di situ kelihatan kesesuaian," jelas Armida.

Untuk menyelesaikan RPJMN pada awal Januari, Armida mengatakan tidak akan ada hari libur, karena dirinya memiliki jadwal yang padat untuk pembahasannya bersama Departemen Keuangan dan Kementerian Lembaga untuk melakukan sinkronisasi program sehingga sistematis dan sesuai perencanaan.

"Intinya kita sinkronkan, sistematis, dan in line semuanya, mudah-mudahn berjalan dengan baik. Akhir Desember tidak ada libur karena padat sekali. Kita akan melakukan trilateral meeting, antara Bappenas, Menkeu, dan kementerian lembaga. Mudah-mudahan Januari sudah final," harap Armida.

(nia/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads