"Kami lihat apapun yang berkaitan security energy harus mayoritas Pertamina," ujar Direktur Utama Pertamina Karen Agustiawan di sela rapat kerja dengan Komisi VII di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (9/11/2009).
Karen menjelaskan, dalam konsorsium yang terdiri dari Mitsui Corp dan Pertamina itu, BUMN Migas pelat merah tersebut hanya memiliki 20 persen saham dan sisanya dimiliki oleh Mitsui.
"Masih diproses. Dulu awalnya mereka 80 persen, kami 20 persen," jelas Karen tanpa mau menyebutkan berapa persen yang diincar Pertamina.
Namun Karen berharap proses renegosiasi tersebut bisa selesai akhir tahun ini sehingga kilang tersebut bisa mulai beroperasi pada tahun 2013.
"Pokoknya akhir tahun harus selesai karena target kilang RCC Cilacap 2013 on stream," ungkapnya.
(epi/dnl)











































