Demikian disampaikan oleh Deputi Bidang Nercaa dan Analisis Statistik BPS Slamet Sutomo di kantornya, Jalan DR. Sutomo, Jakarta, Selasa (10/11/2009).
Menurutnya Indeks Tendensi Konsumen (ITK) pada triwulan-IV nanti diperkirakan akan turun. Memang peningkatan pendapatan masyarakat masih akan terjadi seiring dengan membaiknya kondisi ekonomi.
"Namun rencana pembelian barang tahan lama di triwulan-IV akan turun menjadi 90,4 karena sebagian besar responden tidak punya rencana itu," tambahnya.
ITK di triwulan-IV 2009 diperkirakan akan berada di 105,73. "Kalau ibarat pesta, puncaknya sudah di pertengahan tahun. Akhir tahun nanti tinggal sisa-sisa tenaganya saja," katanya.
Pada triwulan III-2009, ITK mengalami kenaikan menjadi 107,79 dibandingkan dengan ITK pada triwulan II-2009 yang sebesar 106,42.
"Banyak masyarakat yang merasa welfare -nya (kesejahteraannya) lebih baik di triwulan-III 2009," kata Slamet.
Masyarakat merasa kesejahteraannya membaik atas sumbangan pendapatan yang meningkat. Dengan meningkatnya pendapatan itu sejalan dengan tingkat konsumsi yang dilakukan. Dampak yang paling signifikan adalah meningkatnya konsumsi beberapa komoditi makanan, seperti daging, ikan, buah-buahan dan lain-lain.
"Kita tahu kemarin ada puasa dan Lebaran, juga ada tahun ajaran baru. Itu semua menyumbang kenaikan konsumsi masayarakat," tambahnya.
(ang/dnl)










































