Realisasi Belanja K/L Baru 63,8%

Per 31 Oktober 2009

Realisasi Belanja K/L Baru 63,8%

- detikFinance
Selasa, 10 Nov 2009 20:33 WIB
Realisasi Belanja K/L Baru 63,8%
Jakarta - Realisasi belanja Kementerian/Lembaga (K/L) sampai dengan akhir Oktober 2009 baru mencapai 63,8% atau Rp 200,7 triliun. Secara nominal lebih tinggi Rp 23,6 triliun dari periode yang sama tahun sebelumnya yang sebesar Rp 177,1 triliun.

Berdasarkan laporan Menteri Keuangan Sri Mulyani dalam rapat kerja dengan Komisi XI DPR, di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (10/11/2009), dari 10 K/L, Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) memiliki realisasi belanja paling besar.

Polri telah membelanjakan 82,8% atau Rp 20,55 triliun dari pagu anggarannya yang sebesar Rp 24,817 triliun. Sedangkan Departemen Dalam Negeri memiliki realisasi terendah yaitu sebesar 38,6% atau Rp 3,394 triliun dari pagu anggarannya yang sebesar Rp8,782 triliun.

Departemen Pertahanan juga memiliki realisasi belanja yang cukup besar yaitu sebesar 82,6% atau ERp 27,808 triliun dari pagu anggarannya yang sebesar Rp 33,668 triliun. Departemen Pendidikan Nasional 67,3% atau Rp 41,924 triliun dari pagu anggarannya yang sebesar Rp 62,276 triliun. Departemen Agama memiliki realisasi 63,4% atau Rp 16,912 triliun dari pagu anggarannya yang sebesar Rp 26,661.

Departemen yang memiliki realisasi belanja melebihi 50% yaitu Departemen Pekerjaan Umum sebesar 57,1% atau Rp 23,78 triliun dari pagu anggaran yang sebesar Rp 41,620 triliun dan Departemen Departemen Keuangan 56,9% atau Rp 8,842 triliun dari pagu anggaran yang sebesar Rp 15,555 triliun.

Departemen yang memiliki realisasi belanja di bawah 50% adalah Departemen Perhubungan sebesar 49,5% atau Rp 9,584 dari pagu anggarannya yang sebesar Rp 19,353 triliun. Departemen Pertanian 49,2% atau Rp 4,155 triliun dari pagu anggarannya yang sebesar Rp8,45 triliun. Departemen Kesehatan memiliki realisasi belanja sebesar 46,1% atau Rp 9,519 triliun dari pagu anggarannya yang sebesar Rp 20,64 triliun.

(nia/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads