Berdasarkan laporan Menteri Keuangan Sri Mulyani dalam rapat kerja dengan Komisi XI DPR, di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (10/11/2009), dari 10 K/L, Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) memiliki realisasi belanja paling besar.
Polri telah membelanjakan 82,8% atau Rp 20,55 triliun dari pagu anggarannya yang sebesar Rp 24,817 triliun. Sedangkan Departemen Dalam Negeri memiliki realisasi terendah yaitu sebesar 38,6% atau Rp 3,394 triliun dari pagu anggarannya yang sebesar Rp8,782 triliun.
Departemen Pertahanan juga memiliki realisasi belanja yang cukup besar yaitu sebesar 82,6% atau ERp 27,808 triliun dari pagu anggarannya yang sebesar Rp 33,668 triliun. Departemen Pendidikan Nasional 67,3% atau Rp 41,924 triliun dari pagu anggarannya yang sebesar Rp 62,276 triliun. Departemen Agama memiliki realisasi 63,4% atau Rp 16,912 triliun dari pagu anggarannya yang sebesar Rp 26,661.
Departemen yang memiliki realisasi belanja melebihi 50% yaitu Departemen Pekerjaan Umum sebesar 57,1% atau Rp 23,78 triliun dari pagu anggaran yang sebesar Rp 41,620 triliun dan Departemen Departemen Keuangan 56,9% atau Rp 8,842 triliun dari pagu anggaran yang sebesar Rp 15,555 triliun.
Departemen yang memiliki realisasi belanja di bawah 50% adalah Departemen Perhubungan sebesar 49,5% atau Rp 9,584 dari pagu anggarannya yang sebesar Rp 19,353 triliun. Departemen Pertanian 49,2% atau Rp 4,155 triliun dari pagu anggarannya yang sebesar Rp8,45 triliun. Departemen Kesehatan memiliki realisasi belanja sebesar 46,1% atau Rp 9,519 triliun dari pagu anggarannya yang sebesar Rp 20,64 triliun.
(nia/dnl)











































