"Ini hari pertama, kita akan bekerja keras, visinya meneruskan apa yang dilakukan oleh teman-teman sebelumnya," kata Gita usai pelantikan di Istana Negara, Rabu (11/11/2009).
Beberapa visinya antara lain:
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
- Meningkatkan penempatan modal dan pemerataan modal
- Peningkatan harmonisasi dan koordinasi antar daerah, antara sektor dan antar lembanga dibidang investasi
- Peningkatan pelayanan dan perizinan investasi.
"Itu semua visi misi yang umum," katanya.
Namun ia mengatakan jika diperdalam lagi maka ia akan bertekad fokus pada masalah peraturan kepala BKPM mengenai pelayanan satu pintu. Termasuk diantaranya harmonisasi peraturan-peraturan menteri terkait untuk kebijakan perizinan dan penanaman modal di Indonesia dan cetak biru soal perizinan dan pelayanan investasi.
"Akan ditingkatkan pemerataan (modal) baik dari luar dan dalam untuk seluruh wilayah," katanya.
Ia mengatakan hal-hal itu merupakan bagian dari arahan dari presiden yang meminta investasi dapat mendorong pertumbuhan ekonomi yang mengarah pada peningkatan kesejahteraan masyarakat dan mengurangi pengangguran dan peningkatan lapangan kerja.
"Itu PTSP (pelayanan terpadu satu pintu) rencananya akan dikeluarkan dalam program 100 hari ini," katanya.
Hari ini SBY telah melantik Kepala BKPM Gita Wirjawan dengan Keputusan Presiden Nomor 87P/2009, yang mulai berlaku sejak pelantikan. Selain itu melalui Keputusan Presiden Nomor 111/N/2009, SBY telah melantik 5 wakil menteri, yaitu:
1. Wakil Menteri Pekerjaan Umum Hermanto Dardak
2. Wakil Menteri Pertanian Bayu Krisnamurthi
3. Wakil Menteri Perhubungan Bambang Susantono
4. Wakil Menteri Perdagangan Mahendra Siregar
5. Wakil Menteri Perindustrian Alex Retraubun.
(hen/qom)











































