"Untuk tujuan pembelian kembali notes (surat utang) yang masih terhutang, perseroan telah menyediakan dana senilai US$ 25.000.000," ujar Direktur Utama Garuda, Emirsyah Satar dalam siaran persnya, Rabu (11/11/2009).
Emirsyah mengatakan, proses pembelian kembali surat utang ini akan dilakukan dengan cara lelang dengan harga diskon. Rencana ini juga merupakan bagian dari upaya restrukturisasi utang-utang perseroan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Rapat Noteholders akan dijadwalkan pada 15 Desember 2009, pukul 10 pagi, waktu Singapura, bertempat di One Raffles Quay #19-01, North Tower, Singapore.
Dalam pertemuan tersebut, noteholders akan diberikan kesempatan untuk mengajukan penawaran notes mereka dalam dutch auction (sistem lelang dengan penawaran diskon tertinggi) untuk dibeli oleh Perseroan pada harga diskon.
Notes yang akan dilelang adalah notes dalam mata uang dolar AS senilai US$ 305,279 juta dengan bunga mengambang (floating rates) dan notes dalam mata uang rupiah senilai Rp 366,286 miliar dengan bunga mengambang. Kedua surat utang ini diterbitkan pada tahun 2007.
(dro/qom)










































