"Setelah seluruh proses administrasi selesai, langsung dibayar ke Newmont,"ujar Direktur Utama Daerah Maju Bersaing, Andi Hadianto di sela pertemuan antara Pemda NTB dengan Newmont di Wisma Pemda NTB, Jalan Garut No.5, Jakarta, Rabu (11/11/2009).
Andi menjelaskan, pembayaran 24 persen tersebut dibagi menjadi dua tahap. Untuk tahap pertama, Multicapital akan membayar 10 persen divestasi saham Newmont untuk tahun 2006 dan 2007 senilai US$ 352 juta, baru kemudian 14 persen saham divestasi tahun 2008 dan 2009 senilai US$ 493,64 juta.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Andi menyatakan, untuk proses administrasi 10 persen saham divestasi, setelah perjanjian jual beli (Sales and Purchase Agreement/SPA) maka pihaknya akan mengajukan surat pemberitahuan mengenai perubahan pemegang saham di PT NNT kepada Departemen ESDM kemudian ke Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) dan kemudian ke Depkuham.
"Saya masih belum mendapatkan informasi untuk proses administrasi yang 10 persen sudah sampai dimana. Mungkin di ESDM," ungkapnya.
Untuk penandatanganan SPA 14 persen saham divestasi Newmont, saat ini pihaknya masih melakukan pembahasan dengan pihak Newmont.
"Mudah-mudahan hari ini bisa ditandatangani," tandasnya.
Dalam pembelian saham Newmont kali ini, Pemda NTB membentuk PT Daerah Maju Bersaing (DMB) yang merupakan BUMN milik tiga Pemda di NTB. Dalam eksekusinya, PT DMB menggandeng Multicapital.
(epi/qom)










































