Menurut Menteri Negara BUMN Mustafa Abubakar, yang paling penting dalam hal ini adalah PT Aneka Tambang Tbk (Antam) sebagai wakil pemerintah pusat bisa memiliki kepemilikan saham di Newmont.
"Kita enggak begitu concern dengan porsi. Saya tentu saja berharap Antam masih bisa masuk," katanya di kantornya, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Kamis (12/11/2009).
Saat ini, ia mengharapkan Pemda bisa segera bertemu dengan perusahaan pelat merah itu untuk kembali membicarakan masalah porsi kepemilikan. "Mudah-mudahan nanti Pemda juga bisa duduk kembali membahas dengan Antam," ujarnya.
Sebelumnya, Antam menyatakan mundur sebagai wakil pemerintah pusat dalam pembelian perusahaan tambang di Nusa Tenggara Barat tersebut. Perseroan merasa belum mendapat kesepakatan dengan Pemda mengenai porsi kepemilikan saham.
Meski demikian, Mustafa akan membawa masalah ini kepada Menteri Keuangan Sri Mulyani untuk dibicarakan lebih lanjut sebelum mengambil keputusan.
(ang/dnl)










































