BUMN Migas tersebut telah mengajukan surat kepada Direktur Jenderal Minyak dan Gas bumi (Dirjen Migas).
"Kami juga sudah ketemu dengan pihak Chevron berdiskusi masalah tersebut," ujar Deputi Direktur Perencanaan dan Evaluasi Hulu Pertamina Gunung Sardjono Hadi dalam pesan singkatnya, Jumat (13/11/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Besaran uang nya belum ditentukan karena menunggu keputusan dari Dirjen Migas. Pertamina sudah menyiapkan dananya," ungkapnya.
Seperti diketahui, Pertamina memang sudah sejak tahun 2007 mengincar kepemilikan di dua blok milik Perusahaan Migas asal Amerika Serikat yang berada di laut dalam, Kalimantan Timur tersebut.
Blok Ganal memiliki dua lapangan gas Gehem dan Gendalo sementara rapak memiliki lapangan gas Rangas. Saat ini Chevron memiliki 80 persen kepemilikan saham di kedua blok tersebut. Rencananya kedua blok itu akan berproduksi sekitar tahun 2013.
(epi/qom)











































