"Pameran ini tidak sebatas untuk kerjasama ekonomi dan perdagangan, tetapi juga merupakan alat pendorong konsultasi kerjasama dan penukaran program perusahaan antara negara Cina dan Indonesia. Sejak pertama kali digelar 7 tahun lalu, pameran ini terbukti telahmenjadi medium yang efektif dan cepat dalam memperluas jaringan bisnis," ujar Deputy Secretary-General of Shanghai Municipal People’s Government, Sha Hailin dalam siaran persnya, Minggu (15/11/2009).
Pameran ini diikutsertakan oleh 57 perusahaan besar dan ternama di Cina siap hadir dengan produk dengan teknologi terkini mereka.
Pada tahun ke-8 ini, skala pameran semakin meluas baik dalam jumlah peserta, variasi produk dan teknologi yang dihadirkan. Berbagai perusahaan besar di Cina seperti Shanghai Fleety Telecommunications, Ltd, Nanjing Optical Plotting Instrument Co, Ltd, Shanghai Power Pulp & Paper Engineering Co, Ltd, Shanghai Micro Powers Ltd, Shanghai Topsolar Green energy Co, Ltd, Shanghai Jilong Economic Development co, Ltd, Seperti Shanghai Bio-tag Co, Ltd, dll.
Variasi produk dan jumlah dan kualitas peserta yang tinggi menjadikan pameran business-to-business ini menjadi event penting untuk dihadiri bagi para pelaku bisnis di Indonesia guna menjalin kerjasama bisnis dan membangun citra perusahaan.
Walaupun tengah mengalami krisis dan penurunan dalam berbagai sector, namun jumlah peserta tahun ini cenderung sama dengan tahun lalu. Animo peserta antara lain disebabkan keberhasilan pameran China Technical Equipment & Commodities sebagai medium perluasan bisnis. Banyak peserta tahun-tahun sebelumnya berhasil mendapatkan mitra bisnis dari pameran ini. Karena itu, pada tahun ini panitia optimis menargetkan peningkatan nilai kontrak dari tahun lalu sebesar US$ 14,56 juta menjadi US$ 20 juta pada tahun ini.
"Kami percaya dengan adanya upaya serta pengembangan dari masyarakat dan pemerintahan kedua negara Indonesia-China, pameran 2009 China Technical Equipment & Commodities akan semakin bertumbuh dewasa, kerjasama Indonesia-China nantinya akan semakin berkembang menuju modernisasi, dan tentunya kerjasama ini akan mendatangkan keuntungan bagi kedua belah pihak," jelas Hailin.
Pameran 2009 China Technical Equipment & Commodities akan menempati lahan pameran seluas 3.000 m2. Paviliun pameran akan terbagi kedalam empat zona kategori yaitu Electronic and Electrical Measuring Instruments, Paper Machineries, Auto/Moto Parts and Accesories, Folk Arts and Handcrafts Performance, serta Mesin dan produk-produk industri ringan.
Tahun lalu, pengunjung Pameran 2009 China Technical Equipment & Commodities mencapai 4500 pengunjung. Pada pameran tahun ini, diperkirakan akan dihadiri lebih dari 5000 pengunjung.
Hailin mengatakan, pameran ini merupakan kesempatan yang baik bagi pelaku industri di Indonesia untuk lebih jauh mengenal komoditas dan peralatan teknik Cina tanpa perlu pergi ke Cina.
"Pengunjung dapat berhadapan langsung dengan pengusaha Cina dan mendapatkan peluang bisnis. Pelaku bisnis dari industri apapun disarankan hadir di pameran ini karena
pada dasarnya semua sektor industri memerlukan peralatan teknik pada
operasional usaha merek," ujarnya.
Pameran bertajuk "2009 China Technical Equipment & Commodities" ini terselenggara berkat dukungan penuh dari Menteri Perdagangan Republik Rakyat Cina, serta kerjasama dari Komite Komersial Shanghai, Komite Informasi dan Ekonomi Shanghai, Komite Pengelolaan dan Pemantauan Aset Negara Shanghai, Komite Iptek Shanghai dan Biro Perdagangan dari propinsi Zhejiang, Kota Ningbo dan empat Daerah timur Zhejiang, dan didukung oleh World Expo Group Shanghai FESCO International Exhibition and Advertising Co., Ltd.
(dro/dro)











































