Kejadian itu terjadi saat ia memulai pidatonya di depan anggota BPKN yang baru, dengan menyebutkan beberapa tamu undangan, pejabat eselon I, pejabat eselon II, namun tiba-tiba ia menghentikan sambutannya dengan langsung mengucapkan minta maaf.
"Maaf lupa, wakil menteri perdagangan!, belum biasa punya wakil menteri perdagangan," katanya tertawa disambung dengan hadirin.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meskipun ia mengatakan masalah perlindungan konsumen bukan hanya urusan pemerintah, namun perlu juga peran serta masyarakat umum. Dikatakannya selama 5 tahun menjadi menteri, pihaknya telah menjalankan program yang terrkait perlindungan konsumen di Indonesia termasuk bekerjasama dengan pelaku usah ritel dan lainnya.
"Sesuai dengan fungsi BPKN yaitu memberikan saran dan pertimbangan kepada pemerintah dalam perlindungan konsumen," katanya.
Hari ini Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu telah melantik sebanyak 20 anggota BPKN untuk periode kerja 2009-2012. Para anggota BPKN terdiri dari unsur pelaku usaha, LSM, pemerintah dan konsumen.
(hen/qom)










































