Dirjen Perdagangan Dalam Negeri Subagyo mengatakan dari 23 pasar yang masuk dalam program revitalisasi pasar setidaknya realisasi pembangunan fisiknya dibagi menjadi tiga kategori yaitu pertama kategori di bawah 10% sampai 10%, kedua sampai 50%, dan ketiga di atas 50%.
"Sesuai dengan komunikasi dengan Pemda, akan melakukan upaya optimasliasi. Mereka memberikan keyakinan kepada kita akan menyelesaikan sampai akhir tahun," kata Subagyo di kantornya, Jakarta, Senin (16/11/2009)
Sementara Kepala Bappebti Deddy Saleh menjelaskan realisasi penyerapan stimulus pergudangan sudah terserap 30% sementara pembangunan fisiknya sudah mencapai 50%.
"Pembangunan gudang di 34 kabupaten, dana terserap 30%, fisik hampir 50%. Ada fisik yang sampai akhir November hampir 100% yaitu di Jepara, Kudus, Demak, kita tinjau ke lapangan itu tinggal finalisiasi," jelas Deddy.
Sementara itu Mendag Mari Elka Pangestu mengatakan terjadinya perbedaan serapan antara penggunaan dana dan fisik karena penyerapan dana baru akan optimal setelah pembangunan fisik dilakukan di pemda khususnya oleh kontraktor.
"Realisasi anggaran nggak sejalan dengan pembangunan fisik, karena anggaran itu bisa cair setelah adanya klaim Pemda," katanya.
Jika realistis akhir tahun 2009 ini hanya menyisakan waktu 1,5 bulan lagi, akankan program stimulus pasar dan gudang terserap secara penuh. Kita tunggu saja hasilnya nanti.
Seperti diketahui program stimulus fiskal pasar tradisional pada tahun 2009 ini dianggarkan sebesar Rp 215 miliar untuk pembangunan pasar tradisional di 23 kabupaten/kota untuk 37 unit pasar.
Sedangkan untuk stimulus gudang dialokasikan anggaran Rp 120 miliar untuk pembangunan gudang di 34 kabupaten/kota dengan jumlah 41 gudang diantaranya 35 gudang flat dan 6 unit silo. (hen/dnl)











































